menu
- Home
- About
- Software
- Game
- Video
Selasa, 01 September 2015
Penggunaan class pada PHP
Assallamuallaikum Wr.Wb......
I.
Pengertian OOP
echo “merk mobil
:”.$this merk.”<br />”;
echo “jenis mobil
:”.$this jenis.”<br />” ;
echo “jumlah roda
:”.$this roda.”<br />”;
$car display();
$car merk = “Hino”;
$car jenis = “truk”;
$car roda = 8;
$car display();
$this merk = “Ferrari”;
$this jenis = “sedan”;
$this roda = 4;
echo “merk mobil :”.$this merk.”<br />”;
echo “jenis mobil :”.$this jenis.”<br />” ;
echo “jumlah roda :”.$this roda.”<br />”;
$mb cetak(“f1”);
$mb display();
echo “judul = ”.$this title.”<br />”;
echo “pengarang =
“.$this author.”<br />”;
$b display();
$n display(“harry potter”,”JK Rowling”);
$rek nama_akun = “sahib”; //tidak diperbolehkan
$rek saldo = 100000; //tidak diperbolehkan
$this nama_akun = $nama;
$this saldo = $saldo;
return $this nama_akun;
return $this saldo;
$rek setNamaAkun(“sahib”);
$rek setSaldo(1000000);
echo “nama pemegang
rekening :”.$rek
getNamaAkun();.”<br />”;
echo “jumlah saldo
:”.$rek getSaldo();
$this nama = $nama;
$this setNama($nama);
$this setNama($nama);
$h bicara();
$k bicara();
$a bicara();
I.
Pengertian OOP
Object Oriented Programming (Pemrograman Berorientasi Object)
merupakan sebuah paradigma baru dalam teknik pemorgraman. Dimana issu
terpenting dari pemrograman OOP adalah object itu sendiri.
II.
Pengertian Class
Class adalah sebagai
desain awal dari sebuah objek (blueprint of object). Dimana ketika mendesain
class perlu adanya deklarasi untuk variable dan juga method.
Contoh
penggunaan Class pada PHP :
class
mobil {
public $merk = “Ferrari”;
public $jenis = “sedan”;
public $roda = 4;
function display(){
}
}
Dari penggalan kode
di atas, maka dalam satu class (buku), mendapati 3 buah variable dengan nama
$merk,$jenis,$roda dan 1 buah method dengan nama display().
I.
Instansiasi Objek
Setelah mendesain
class, maka agar function dan variable dapat dijalankan dan diakses maka class
tersebut harus diubah terlebih dahulu menjadi objek.
Proses tersebut
disebut sebagai instansiasi objek, dengan penulisan script sebagai
berikut :
$car = new mobil();
Dari penggalan kode
di atas maka $car adalah nama objek
yang dibentuk dari class mobil. Kata new
adalah sebagai keyword untuk pengalokasian memori dan mobil() adalah constructor dari class mobil.
Programmer dapat
menjalankan function dan merubah nilai dari variable melalui objek yang telah
di instansiasi.
Contoh pemanggilan
atau pemakaian function :
$car = new mobil();
Dengan kode di atas
maka layar akan mengeluarkan output seperti di bawah ini :
Merk mobil : Ferrari
Jenis mobil : sedan
Jumlah roda : 4
Contoh
pengaksesan nilai dari variable :
$car
= new mobil();
Dari
penggalan di atas maka kode akan merubah nilai dari tiap-tiap variable yang
sudah dideklarasikan pada saat desain class.
II.
Constructor
Constructor adalah method yang pertama
kali dijalankan ketika objek pertama kali dibentuk. Constructor berfungsi untuk
memberikan nilai awal pada objek yang dibentuk.
Pada PHP untuk membuat constructor bisa
dengan menuliskan nama method yang sama dengan nama class-nya atau dengan __construct().
Contoh penulisan constructor :
class motor {
function motor(){
echo “constructor class
motor”;
}
}
class mobil {
function __construct(){
echo “constructor class
mobil”;
}
}
*catatan : penulisan
constructor dengan __construct() mulai bisa digunakan untuk <PHP 5
III.
Sifat
– sifat OOP
Object Oriented Programming memiliki 3
sifat , yaitu :
Inheritance
Merupakan mekanisme
pewarisan sebuah class oleh class yang lain. Artinya, class yang mewarisi class
lain akan memiliki sifat dari class yang diwarisinya.
Contoh penggunaan
inheritance pada PHP :
class
mobil {
public $merk;
public $jenis;
public $roda;
function __construct(){
}
function
display(){
}
}
class
mobil_balap extends mobil {
function cetak($arena) {
echo “mobil balap di arena :”.$arena;
}
}
$mb
= new mobil_balap();
Dari penggalan kode
di atas $mb merupakan objek dari
class mobil_balap yang mewarisi class mobil.Sehingga objek $mb dapat memanggil method yang ada pada class mobil.
Pada penggunaan inheritance
dikenal adanya method Overriding.
Overriding adalah
penamaan method pada subclass yang sama dengan nama method pada superclass.
Contoh penggunaan
overriding:
class
book {
public $title = “PHP Codeigniter”;
public $author = “Sahib”;
function display(){
}
}
class
novel extends book {
function display($title,$author){
echo “judul =
“.$title.”<br />”;
echo “pengarang = “.$author;
}
}
$b =
new book();
$n =
new novel();
Encapsulation
Merupakan suatu
proteksi terhadap member class agar tidak dapat diakses atau diubah dari luar
class.
Contoh penggunaan
encapsulation pada PHP :
class
rekening {
private $nama_akun;
private $saldo;
}
Apabila saat membuat
objek dan mengakses dari variable-variable tersebut maka pesan error akan
muncul.
$rek
= new rekening();
Agar programmer tetap
dapat melakukan pengaksesan terhadap variable yang di enkapsulasi (write or
read), maka terlebih dahulu harus dibuatkan method yang berfungsi untuk menulis
ataupun membaca nilai variable.
Method yang berfungsi
untuk memberikan nilai variable disebut sebagai method setter. Dan method yang
berfungsi untuk membaca nilai dari variable disebut sebagai method getter.
Contoh penulisan
method setter :
class rekening :
function
setNamaAkun($nama){
}
function
setSaldo($saldo){
}
Contoh penulisan
method getter :
class rekening :
function
getNamaAkun(){
}
function
getSaldo(){
}
Maka untuk
mengaksesnya dapat menuliskan kode seperti di bawah ini :
$rek
= new rekening();
Yang memegang peranan
pada encapsulation adalah penggunaan access modifier, dimana terdapat 3 access
modifier, yaitu public, private,
protected.
Berikut table akses
pada masing-masing access modifier
|
|
Class sendiri
|
Class lain
|
Class
turunan
|
|
Public
|
Y
|
Y
|
Y
|
|
Private
|
Y
|
N
|
N
|
|
Protected
|
Y
|
N
|
Y
|
Gambar 4. Table access modifier
Polymorphism
Polymorphism adalah
merupakan kemampuan untuk menciptakan variable, function, atau sebuah object
yang memiliki banyak bentuk.Inti dari polymorphism adalah meng-overide method
pada subclass.
Contoh penggunaan
polymorphism :
class
hewan {
private $nama;
function setNama($nama){
}
function
bicara(){
echo “belum memilih hewan”;
}
}
class
kucing extends hewan {
function __construct($nama){
}
function
bicara(){
echo “miaauww”;
}
}
class
anjing extends hewan {
function __construct($nama){
}
function
bicara(){
echo “guk guk”;
}
}
$h =
new hewan();
$k =
new kucing(“tom”);
$a =
new anjing(“spike”);
IV.
LAB
1. Apa
yang dimaksud dengan class ?
2. Apa
yang dimaksud dengan objek?
3. Apa
yang dimaksud dengan instance?
4. Apa
hubungan constructor dengan instance?
5. Apa
yang dimaksud dengan inheritance, encapsulation, dan polymorphism?
6. Di
bawah ini adalah contoh pembuatan class yang salah, cari letak kesalahannya
kemudian tulislah yang benar!
class
instruktur {
public String $nama;
public String $materi;
public int $gaji;
//constructor
function instructor(){
$nama = “Rizal”;
$materi = “cisco”;
$gaji = 10000000;
}
}
7. Buatlah
class dengan nama karyawan yang terdiri dari nama, alamat, jabatan, gaji. Dan
buatlah metoda untuk menampilkan informasi-informasi dari class karyawan
tersebut.
|
Karyawan
|
|
Nama
Alamat
Jabatan
Gaji
|
|
Cetak()
|
8. Buatlah
class instruktur yang merupakan turunan dari class karyawan, dimana pada class
instruktur terdapat informasi baru untuk menampung nilai materi yang diajarkan.
9. Modifikasi
class karyawan dimana tiap-tiap variable dari class karyawan di-enkapsulasi,
tetapi untuk class turunannya masih dapat mengaksesnya secara langsung.
10. Pada
class instruktur buatlah kembali sebuah metoda dengan nama cetak, untuk
menampilkan semua informasi dari class instruktur.
11. Buatlah
constructor dari class karyawan, dan sifat dari constructor tersebut adalah
untuk memberikan nilai awal ke tiap-tiap variable dari class karyawan pada saat
instance dibentuk.
Langganan:
Komentar (Atom)